Jakarta (vio88Sport) – Sergio Farias, pelatih Jakarta Persija, mengatakan istilah “Tim Impian” atau “Tim Impian” hanya berkomitmen pada manajemen klub untuk timnya di Liga 1 Indonesia 2020 untuk memotivasi timnya.

“Manajemen memotivasi kami untuk menjadi lebih baik di musim baru,” kata Farias pada hari Sabtu di Stadion Utama Bung Karno di Jakarta.

Pelatih Brasil bahkan tidak mempertanyakan kebijakan manajemen. Dia juga tidak merasa terbebani olehnya.

Apa pun namanya, Farias mengatakan itu tergantung pada seberapa keras Persija bekerja di lapangan.

Tim tersebut, yang dijuluki Macan Kemayoran, harus menunjukkan kepada para pengikut mereka The Jakmania dan komunitas sepakbola bahwa mereka pantas mendapatkan status “The Dream Team”.

“Kami semakin layak disebut Tim Impian jika kami bisa memenangkan gelar juara,” kata Farias.

Mengenai judul Tim Impian, Presiden Klub Persija, Muhammad Prapanca, mengatakan bahwa pihaknya sengaja menanamkan kata tersebut ke dalam tim sehingga para pemain memberikan semua kemampuan mereka untuk menjadi juara Liga 1 Indonesia 2020 seperti yang mereka lakukan pada 2018 telah mencapai.

Karena musim lalu Persija pingsan dan bahkan nyaris terdegradasi sebelum akhirnya ia menempati posisi ke 10 di peringkat akhir.

“Kami tidak ingin apa yang terjadi pada 2019 terulang,” kata Prapanca.

Terlepas dari alasan motivasi, skuad Persija sebenarnya diduduki oleh pemain top seperti pemain sepak bola yang disebut sebagai tim nasional seperti Evan Dimas, Andritany Ardhiyasa, Alfath Fathier, Muhammad Rezaldi Hehanusa, Otavio Dutra, Riko Simanjuntak, Muhammad pada musim 2020. Rafli Mursalim dan Osvaldo Hai Hathi dan internasional Nepal Rohit Chand.

Ada juga mantan pemain Juventus dan AS Roma Marco Motta, pencetak gol terbanyak di divisi pertama pada 2011, Marko Simic, dan mantan gelandang PSM Makassar Marc Klok.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini