Jakarta (vio88bet – agen casino online) – Persija Jakarta memberi para pemainnya gaji di bawah persentase yang ditetapkan oleh PSSI, yang seharusnya mencapai 50 hingga 60 persen dari nilai kontrak.

Ferry Paulus, direktur olah raga Jakarta Persija, mengatakan klub hanya akan membayar gaji pemain sebesar 25 persen untuk periode Juli hingga Agustus 2020.

“Jika Anda melihat keputusan PSSI terbaru, itu berarti bahwa gaji terus mengikuti SK 48 sebelumnya, yang merupakan gaji maksimum 25 persen,” kata Ferry saat dihubungi oleh tim media di Jakarta, Selasa.

Keputusan tersebut adalah nomor SK PSSI SKEP / 48 / III / 2020, yang mengatur pedoman pembayaran bahwa klub harus membayar pemain selama istirahat liga 1. dari nilai pesanan.

Sementara itu, PSSI telah mengeluarkan kebijakan baru dalam SKEP / 53 / VI / 2020, yang menetapkan bahwa pembayaran gaji pemain adalah 50-60 persen. Namun surat itu tidak menjelaskan gaji Juli-Agustus.

Tetapi Ferry mengatakan bahwa gaji pemain itu sesuai dengan keputusan tersebut. Gaji 25 persen akan dibayarkan setidaknya sampai Oktober sampai ada kejelasan tentang kelanjutan liga.

Jika sebenarnya ada keputusan baru terkait dengan persentase gaji 50-60 persen, ia akan mematuhi keputusan itu.

“Kami masih mengikuti SK terbaru,” pungkasnya.

Musim divisi pertama 2020 akan berlanjut dari Oktober 2020, dengan semua pertandingan berlangsung di Jawa. Kompetisi ini terus menggunakan format liga untuk musim penuh.

LIB, PSSI dan klub sepakat untuk melanjutkan musim Liga 1 2020 sepenuhnya di Jawa sehingga seluruh tim tidak akan menggunakan transportasi udara. Ini untuk efektivitas dan meminimalkan kemungkinan penularan COVID-19.

Baca juga: LIB mempercepat penyelesaian teknis liga

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini