Blitar (vio88Sport) – Polisi dari Kota Blitar, Jawa Timur, telah memenangkan trailer dari Blitar, Jawa Timur, karena membawa sejenis senjata tajam.

“Kami mendapat pendukung dari boneka dari Blitar. Dia membawa sejenis senjata tajam untuk melindungi dirinya sendiri,” kata wakil kepala komisaris polisi Blitar Nurhalim di Blitar pada hari Selasa.

Dia mengatakan dari hasil survei yang diperoleh saat senjata dibawa dengan sengaja untuk mengamankan diri ketika mereka bertemu dengan pendukung Aremania. Orang yang bersangkutan awalnya dibawa ke Blitar Mapolresta untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ratusan pendukung kedua tim, yang akan bersaing melawan Persebaya Surabaya dan Aremania, kini telah datang ke kota Blitar. Bahkan, pertandingan berlangsung di stadion Supriyadi di Kota Blitar tanpa penonton.

Trailer tiba dengan roda dua atau kereta api. Polisi juga menjaga lokasi Stasiun Kota Blitar dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Bahkan, kerumunan sudah berkumpul di Jalan Kelud di Kota Blitar. Mereka telah berjalan ke stadion. Namun, polisi juga telah mengatur barikade dan tidak mengizinkan mereka mengakses. Polisi meminta mereka pulang karena semifinal Piala Gubernur Jatim 2020 diadakan tanpa penonton.

Selain itu, pendukung Arema juga mengemas situs PIPP Kota Blitar. Sebagian besar dari mereka mengendarai sepeda motor. Mereka bersepeda ke stadion dengan konvoi. Polisi mencegatnya dan membawanya ke tempat parkir di PIPP Kota Blitar.

Sejumlah rute menuju pintu masuk ke Stadion Supriyadi di Kota Blitar juga telah diblokir oleh pejabat. Polisi juga telah mengambil beberapa shift untuk mencegah penggemar memasuki area stadion sejak permainan dimainkan tanpa penonton.

Sejauh ini para pendukung yang datang ke Blitar selamat. Polisi juga tidak ingin ditipu oleh pendukung yang memaksa masuk ke stadion.

Polisi juga menggunakan K9 untuk memastikan keamanan. Ada sekitar empat anjing yang digunakan untuk memastikan keamanan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini